Episode 28

1670 Kata

Rasya terbangun dini hari, entah kenapa dia merasa tidak bisa tidur. Ia begitu menikmati pemandangan di hadapannya. Percy terlihat tidur dengan lelap dan begitu tenang, nafasnya teratur. Ia tersenyum bahagia menatap wajah tenang Percy di hadapannya. Sebelah tangannya terulur untuk membelai pipi Percy dengan lembut. Lalu ia mengukir garis wajah Percy dengan telunjuknya. Entah kenapa rasanya ia begitu lega sekali, semuanya telah ia ungkapkan. Apa yang ia pendam selama ini, dan sekarang hatinya sangat lega sekali. Apalagi Percy mau menerimanya, dan memberinya kesempatan untuk memulainya kembali dari awal. "Belum tidur?" ucapan itu menyadarkan Rasya dari lamunannya. "Belum mengantuk," ucapnya menatap Percy yang masih menutup matanya. "Aku masih ngantuk sekali, kemarilah." Deg Rasya ters

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN