Chapter 148

1072 Kata

*** Obrolan keempat orang, dua pasang orang di gua yang sudah menjadi seorang ibu dan ayah ku itu sangat kental. Entah bagaimana obrolan mereka dan sudah berganti topik sampai mommy Arti sedikit memancing tentang Aga dan Candy. "Mas Satya. Bagaiamana jika Candy dan Aga dinikahkan cepat saja. Bukan apa-apa. Masalah hukuman dan tanggung jawab itu sebenarnya sudah urusan mereka. Saya gak mau ikut campur. Tapi lebih sekarang deh mas." Ujarnya. Mendengar itu Satya menghela napasnya dan kemudian tersenyum kecil menjawab sebelum itu dia kemb menghembuskan napasnya. Entah udah hembusan ke berapa yang jelas Satya sebenarnya setuju saja sama ide itu, sampai pada akhirnya mami Sisca kembali menimpali. "Benar mas, aku juga tidak setuju sih begitu tapi,mau bagaimana lagi?" Ujarnya mengedikaan bahu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN