Sofia menikmati lontong sayur buatan mbok Ijah, dulu saat ibu masih ada, ibu selalu memasak, untuk dijual lagi dan untuk makan di rumah. Karena itu, bagi Sofia masakan ibunya adalah yang terbaik. Namun semenjak sakit, ibu sudah tidak lagi memasak dan berjualan. Masakan mbok Ijah bukan tidak enak, tapi ada perbedaan dengan masakan ibunya, tapi ini sudah bisa mengobati rasa kangennya. "Dia masih ngambek Sof?", mama Lidya datang ke ruang makan dan duduk di seberang Sofia. Dia menatap anak dan mantunya yang duduk di hadapannya. "Masih ", jawab Samudera ketus kepada mama Lidya. Sebenarnya dia ga ngambek, hanya males membicarakan Pratama Wijaya. Karena itu membuatnya melihat ada orang lain dalam kehidupan istrinya yang membuat hatinya cemburu. "Udah dikasi jatah, masih ngambek?", sindir mama

