15 | Bulan Menghujan Biru

3051 Words

Ini saatnya. Saatnya Gerhana untuk bersinar di dunia rembulan. Kesempatan yang tidak akan ia sia-siakan untuk mendekat pada Bulannya sebagai Gerhana sendiri. Tanpa warna, saat ini benar-benar kelabu. Gerhana menghentikan mobil sportnya. Ia menurunkan kaca mobilnya, lantas tersenyum pada Bulan yang telah berdiri menunggunya. Gerhana tidak telat. Laki-laki itu berusaha tepat waktu mengenai Bulannya. Tapi Bulan malah memutar sepasang matanya, memandang kesal Gerhana sambil mendengus. "Lama banget!" gerutu Bulan saat Gerhana telah keluar dari mobil dan menghampirinya. "Udah nggak sabar nunggu gue, hm?" goda Gerhana dengan senyum manisnya. "Idih malas banget!" Bulan berdecak seraya menyilang sepasang lengannya di atas perut. "Kalau bukan karena Biru, gue juga malas ketemu sama lo sekarang."

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD