Tarra Moves on?

1122 Words

"Apa lagi yang lu butuhin, Ger," tanya Jamar dengan gaya genitnya. "Gua nggak butuh lu lagi. Gue butuh Sogi. Enyah lu," hardik Gerrie sambil memegang kepala Jamar dan menggoyang-goyangkannya. Gerrie tidak sungguh-sungguh menghardik Jamar. Jamar tahu sekali watak perempuan nyentrik itu. Alex senang melihat Gerrie. Dia seperti terlahir kembali, tapi dengan warna baru. Tindik di tubuhnya tidak ada lagi, rokok pun tidak lagi dijepitnya. Namun, karena memang mulut Gerrie biasa mengemut sesuatu, Gerrie menggantinya dengan tusuk gigi. Sesekali dia tampak memainkan bibir dan lidahnya memainkan tusuk gigi sambil bekerja. "Lex, gue pegi ya ama Sogi. Mau reuni sesama sopir truk di Bandara sekalian ambil barang. Hm ... mereka kangen ma gue." "Boleh tapi jangan lama-lama, siang lu musti pulang." "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD