Bab 29

786 Words

Arrow mengembuskan napas kesal. Terkadang, dia ingin sekali mengubah waktu dan bisa membuat Hasna tidak menyaksikan apa yang terjadi. Dor! Peluru yang dia letupkan berputar di benak pria itu. Arrow menggelengkan kepalanya. “Bukankah ini hanya kesekian kalinya aku berharap bisa mengubah waktu?” celetuk Arrow. Dia menyeruput teh yang dia sajikan sendiri. “Kala Halima, aku ingin punya cukup kekuatan untuk membantu Azhar sebelum dia harus membunuh Halima. Kala Hasna, aku ingin punya cukup foresight untuk menghindari peristiwa itu,” keluh Arrow. “Kalau aku cukup kekuatan seperti sekarang sebelum Azhar harus melakukan rencananya, Halima akan masih hidup sekarang. Azhar sudah selamat dari kegelapan dan tidak menyiksa Citra sekarang. Semenjak kecil, aku memang selalu gagal mencegah peristiwa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD