“Aku gagal. Tolong aku luna, semua sudah tewas.”Sesal Nick membuat mata semua orang membelalak. “Mati saja kau.” Datar Lona menutup panggilan Nick dan meraup wajahnya kasar. “Aku masih tak menyangka.”Ucap Brenda diam merenung. “Dia sudah berhasil mengubah semua pemikiran para badan keamanan. Semua pola dan motif pembunuhannya dibuat sia-sia. Segera kalian susul Nick, dia pasti sangat terpukul karena tidak bisa menyelamatkan korban.” Ucap Lona meninggalkan ruangan. David langsung menemui Lona di dalam kamarnya sedangkan yang lain tengah menenangkan Nicholas. Gadis itu hanya diam datar dan sedang duduk dalam penerangan lampu dan membaca buku dongeng yang selama ini selalu ia baca. “Kau suka kisah itu?” Tanya David memecah kesunyaian. “Bagaimana kondisinya?” Tanya Lona sama sekali tidak

