“Aku akan selamatkan dia, aku akan temukan dia, aku pastikan kau tertangkap, dan aku pastikan akan membunuh sutradara bajingan itu.” “Hahahaha.... kau benar-benar gadis yang sangat cerdas. Aku saja masih belum tahu siapa sebenarnya kau hingga dia memperingatkanku akan kehadiran dirimu. Pulanglah, dan semoga kita bertemu kembali.” Lona benar-benar frustasi setelah tidak mendapatkan informasi apapun. Dilain sisi, David beserta yang lain mencari keberadaan Lona yang menhilang dari Markas. Gadis itu mengetok pintu Chole dengan pelan dan melihat sambutan dari keempat temannya yang seakan ingin menerkam hidup-hidup. “Kenapa kalian seperti itu?”Tanya Lona heran melihat ekspresi keempat rekannya. “Seharusnya kami yang bertanya kenapa dan ada apa dengan dirimu?” Desak David masuk terlebih dahul

