Shevaya dan Denver sedang bersiap menuju hotel tempat pernikahan dilangsungkan, mereka bersiap untuk menyambut acara esok. Keluarga Denver dan Shevaya juga menginap di sana untuk mensukseskan acara. Walau masih terasa mengganjal karena dia menyembunyikan kehamilan pada ayahnya dia berusaha untuk bersikap biasa saja. Shevaya hanya takut ayahnya kecewa. “Kenapa diem?” tanya Denver ketika perjalanan menuju hotel. “Mas nanti setelah pernikahan berlangsung kamu bilang ayah ya, aku nggak tenang kalau masih menyembunyikan hal itu.” Shevaya berbisik ditelinga Denver. “Tenang aja sayang,” ujar Denver mengusap tangan Shevaya lembut. Denver terlalu tenang menghadapi segala hal, dia memang menghamili Shevaya, tetapi dia bertanggung jawab atas segala hal yang terjadi. Denver tidak meninggalkan Shev

