Hari ini Denver berangkat bekerja seperti biasanya, Shevaya bertingkah seperti biasa tidak ingin Denver curiga padanya. Shevaya berangkat kuliah agak siang karena itulah dia ijin pada Denver untuk berangkat dengan menggunakan mobilnya sendiri, ini pertama kalinya dia diperbolehkan naik mobil setelah bersama dengannya. Sevhaya ingin memastikan sesuatu, terkait kondisi nya yang tidak pasti. “Hati-hati kabari kalau udah sampai,” ujar Denver. “Nanti aku mampir ke supermarket ya? ada bahan masakan yang udah habis.” Shevaya ingin mencari kesempatan untuk membeli barang yang dia butuhkan. “Hem, kabarin kalau udah pulang. Aku mungkin agak pulang telat dikit,” ucap Denver lalu mengecup kening Shevaya. Wanita itu melambaikan tangannya lalu menutup pintu setelah Denver mulai tidak terlihat karena

