Terhempas

1136 Words

Sore itu, Armina tidak menanggapi pesan Harsya yang memberitahukan tentang perjalanannya ke Bandung yang mendadak. Dia tak mungkin melarang. Hal itu haknya Harsya. Namun, benaknya tak bisa dicegah membayangkan juga seperti apa pertemuan Harsya dengan Karina. Armina mengibaskan bayangannya. Bersyukur dia hingga saat ini belum pernah melihat bagaimana wujud perempuan itu. Sebagian hatinya ingin mencari tahu, sedangkan sebagian lain menolak. Awalnya, dengan tidak tahu dia lebih tenang. Tapi, akhir-akhir ini dia berubah jadi penasaran dengan sosok perempuan yang memiliki hati Harsya tersebut. Seperti apa dia? Bagaimana karakternya? Sikapnya? Semakin dipikirkan, Armina gundah sendiri. Menjelang malam, tiba-tiba Rara menelefon mengajaknya bertemu. Katanya, dia ingin curhat karena stres meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD