*** Hari minggu berlalu begitu saja. Entah memang tidak biasa atau hanya sekadar perasaannya saja, Sienna merasa jarum jam berputar lebih cepat dari biasanya sehingga senin pun tiba. Jika biasanya senin pagi Sienna sibuk bersiap-siap untuk pergi ke butik, maka pagi ini berbeda karena bukan ke butik, Sienna justru sedang bersiap-siap untuk pergi ke kediaman Danendra. Bukan sekadar menjenguk opa dari calon suaminya itu, pagi ini Sienna memiliki tujuan lain yaitu; menikah dengan Galanio. Mengantongi restu dari Arunima dan Gilang, Sienna membulatkan tekadnya menerima pinangan dari Galanio untuk yang kedua kalinya. Meskipun sama seperti pernikahan pertama, yaitu; dadakan. Kali ini Sienna merasa semuanya lebih baik, karena tidak hanya dihadiri saksi, Gilang, dan penghulu, di kediaman Danendr

