Setelah kepergian mobil tesla berwarna abu-abu yang sempat berhenti di galeri pribadi milik Lewis. Pria bertubuh kekar dengan wajah yang tegas itu segera keluar dan menyusul kepergian Deavenny. Teman barunya yang sangat asyik. Tapi bagi Lewis, tak ada kata teman antara pria dan wanita dalam kamus hidupnya. Lewis sempat kehilangan jejak mobil yang mengangkut Daavenny. Namun, setelah memutari setiap jalanan Kota Helsinki, akhirnya menemukan yang dia cari. Tanpa ragu dan basa-basi, tangan kekarnya merangkul wanita yang memiliki tinggi sedagunya. Hal tersebut membuat kedua pasang mata milik Marvel dan Deavenny menatap ke arah Lewis. "Kau! Kenapa bisa sampai sini?" tanya Deavenny dengan wajahnya yang terkejut. Menggangu! Seperti itu kira-kira yang ada di dalam batinnya. "Sudah ku katakan,

