“Kami juga membawa serta undangan pemanggilan secara resmi. Mohon kerja samanya, Pak,” ucap pengawal tersebut. Dia juga menyodorkan kertas yang disebut undangan dan langsung meletakannya ke atas meja. “Karena urusan kami sudah selesai di sini. Kami mohon undur diri sekarang.“ Semua mata yang ada di sana terpanah melihat pria itu yang berbicara lancar tanpa tersendat. Bahkan Dinda yang dari awal mengomel langsung terdiam begitu saja. “B-bukannya nggak sopan ya kalau kita main pergi gitu aja…” gumamnya. “Urusan kami sudah selesai dan sebaiknya anda ikut pulang bersama kami. “Tapi… Bayu! Lo harus jelasin dulu kalau gue nggak terlibat!“ Dinda meronta dan berteriak untuk mendapatkan penjelasan yang malah diabaikan oleh sahabatnya itu. Bahkan, pria itu masih saja diam ketika melihat Dinda ya

