Atlas pulang ke kediaman sang papa. Bukan tanpa alasan Atlas memilih kembali kepada orang tuanya, karena sekarang Atlas mencoba untuk berdamai dengan masa lalu dan keadaan. Meskipun berdekatan dengan sang papa masih seperti orang asing bagi Atlas, tetapi lelaki itu mencoba untuk membiasakan diri. “Sudah pulang, Nak?” tanya Gabino, yang sedang membaca Koran di halaman belakang sambil meminum kopi. “Iya sudah, baru aja sampai,” jawab Atlas, lalu lelaki itu izin untuk ke kamarnya. Atlas hanya mencari sang papa, jika sudah bertemu, lelaki itu langsung naik ke atas menuju kamarnya. Melihat tubuh sang putra menghilang membuat Gabino langsung melipat korannya dan meninggalkan tempat duduk itu. Gabino masuk ke dalam lalu naik ke atas menuju kamar sang putra. Pasalnya ada beberapa hal yang ingin

