Bab 80

1280 Words

Alesya hanya diam dan terus diam. Mengabaikan perkataan Kai, mungkin lebih tepatnya pikirannya terlalu fokus akan hal lain. Sehingga tidak mendengar perkataan Kai secara tidak sengaja. "Sayang," panggil Kai sekali lagi. "Ya? Maaf, Kai. Aku sedang memikirkan hal lain," jelasnya sekaligus meminta maaf pada Kai. "Tidak pa-pa. Bagaimana kondisimu? Apa kamu terluka?" tanya Kai pelan. "Aku baik-baik saja, tidak ada yang terluka juga," balas Alesya tersenyum manis. "Baiklah kalau seperti itu. Apa kamu sudah makan?" tanya Kai dan Alesya menggeleng pelan tanda belum. "Lebih baik kamu makan dulu, aku temani," ucapnya sekali lagi. "Tapi papa masih ada di dalam. Nanti kalau dia sudah selesai dan saat ke luar tidak menemukan kita bagaimana?" tanya Alesya khawatir, takut membiarkan sang ayah kebi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD