high Dark Bright season 1

492 Words
Dua minggu setelahnya, Aku resmi jadi Pegawai bapak Kaefar Yth. Kalo kalian nanya, Kok bisa?? Ya karena entah kebetulan atau yang seperti kebetulan, beasiswa ku berasal dari perusahaan hotel itu dan sesuai perjanjian aku harus mengabdi di perusahaan tsb sialnya posisi yang kosong saat itu adalah sekretaris, Pantes aja awalnya kita samaan di hotelnya Dan ini adalah hari ke 14 Aku jadi sekretaris beliau "Tringg" Bell depan meja sekretaris ku, berbunyi. Tanda Aku harus menghadap bapak CEO yth, Aku berjalan perlahan menuju ruangan Kaefar setelah mengetuk pintu dan jawaban terdengar, akupun masuk "Baik pak, ada yang bisa saya bantu?. "Siapkan pakaianku, kita akan ke indonesia, penerbangan pukul 8 malam" Nada otoriter itu keluar dari si bapak menyebalkan /Kaefar Heyy coba kalian pikir mana bisa menyiapkan segalanya dalam waktu tiga jam, belum lagi pakaianku dan segala peralatanya, Huftt,. Baru juga dua minggu Sabar Aldise, sabar, dia atasanmu Gak mungkin kan. Baru dua minggu kamu kenegara ini dan harus dipenjara akibat ,kekerasan pada atasan "Baik, pak akan saya siapkan" Dengan wajah yang tetap tersenyum walau dihati tidak, aku pun pamit dan kembali ke meja ku walaupun sebal. _____________________________________ "Bisakah, kau lebih cepat!" "Kita akan terlambat kalau jalanmu seperti siput" Ucapan penuh kata cinta itu terlontar dari mulut si bapak terhormat, Siapa lagi kalo bukan Kaefar Aku heran kenapa dia tidak fokus saja di kegiatan militernya dan harus berakhir menjadi bos ku begini ,Huftt Tapi untunglah, dia membuatku sedikit lupa kemana kita akan pergi. Aku mengekor dibelakang Kaefar Mengikuti nya menuju pesawat Tak terasa kami sudah menaiki besi terbang tsb, menuju negara yang emhhh. ntahlah sulit kujabarkan Serius rasanya mati gaya, ngebayangin sebelas jam bersama bosmu disamping untungnya, Aku disamping jendela, jadi ga bosen-bosen banget ________________________ Aku terbangun dengan posisi bersandar di jendela pesawat, dan kalian tau pemandangan apa yg pertama kali ku lihat saat membuka mata!!!. Yaps, muka kalem dari seorang pak Kaefar dan sialnya dia sedang bersandar di bahuku, Huhhh!. Agak menyebalkan juga, ya sedikit terobati si melihat muka kalem nya saat tidur, sangat berbeda ketika dia bangun. Tanpa sadar Aku pun terbengong melihat alis lebat dan bulu mata lentik itu Sumpah!!. Rasanya gemes banget mau pegang itu bulu mata tapi, karena takut ketahuan, ngeliatin dia tidur , akupun mengalihkan perhatian ku dengan dinner yang dibawa pramugari, yaps karena lapar dan kalo ngeliatin Kaefar doang, Aku ga kenyang, akupun makan Kaefar side's Lucu, itu hal yang pertama terlintas di benak saya saat pertama kali, melihat Aldise terdidur. Hahahah Saya gak akan pernah nyangka, bakal se receh ini, "eh, eh mana sekarang tidurnya mangap lagi," Padahal, ga semua tentara galak Yaa, mereka emang rata-rata tegas Cuma kalo galak, ngga deh kayanya Ngomong ngomong, Sebenernya saya penasaran sama Aldise, suaranya sangat tidak asing untuk saya Ahh. tapi, sudahlah mungkin itu cuma perasaan doang Saya pun memejamkan mata sejenak Setengah tertidur, pesawat terjadi sedikit turbulensi tubuh Aldise pun berubah arah menyender kearah saya "Dia gasadar apa nyender ke saya begini" "Coba kalo keadaan normal mana berani"
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD