Beberapa menit setelah Abyan memastikan sopir selamat, Hanif tiba di lokasi dengan mobilnya sendiri. Ia turun cepat, wajahnya serius. "Ada yang terluka?" tanyanya sambil melirik sisa-sisa kecelakaan. Abyan menunjuk sopir yang duduk terhuyung-huyung di pinggir jalan. "Ya, sopirku masih gemetar. Bisa tolong bawa ke rumah sakit?" Hanif segera membantu sopir itu masuk ke mobilnya. Ia menepikan mobil di sisi jalan, memastikan sopir aman dan siap dibawa ke rumah sakit terdekat. "Jangan khawatir, Pak. Saya antar sampai dokter memeriksa kondisinya," ucap Hanif tegas. Sementara itu, Abyan kembali ke mobil Reyna yang aman di pinggir jalan. Ia mengeluarkan ponsel dan menelepon sopir lain yang biasa bekerja di rumahnya. "Pak Sopir, saya butuh bantuanmu. Ambil mobil pengganti dan jemput kami d

