Menuju Surabaya #1

2060 Words

Imron bergegas kembali ke rumahnya di desa Jengkol untuk menyampaikan sebuah kabar gembira untuk Bapaknya, karena lewat seorang teman yang dikunjunginya barusan di kota Blitar mengatakan kalau di Surabaya ada seorang profesor ahli syaraf. Dalam pengobatannya yang sudah berlangsung cukup lama sudah banyak pasien yang lumpuh baik tangannya, kakinya bahkan sekujur tubuhnya berhasil disembuhkan oleh sang profesor tersebut. Hal ini jelas memberikan harapan baru bagi Imron untuk bisa melihat Bapaknya bisa berdiri dan berjalan lagi seperti sedia kala, bahkan bisa melanjutkan mengajar lagi di Padepokan Sentinel yang sekarang dihentikan sementara kegiatannya sejak kelumpuhan Prayoga. Tetapi mengingat pengobatan yang dilakukan oleh profesor tersebut termasuk langka, bahkan satu satunya di Indones

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD