# Hari sudah menjelang sore ketika Arruna dan Mahendra akhirnya tiba di rumah mereka. Arruna terdiam untuk beberapa saat di dalam mobil. Ia ingat, ini ketiga kalinya ia kembali ke rumah ini setelah dua kali meninggalkan tempat ini. Sepertinya, bagaimanapun ia mencoba untuk melarikan diri, rumah ini akan selalu memanggilnya kembali untuk pulang. Kedatangannya pertama kali dengan perut yang sudah membesar karena tengah mengandung Gi. Ia ingat saat itu ia seperti orang yang kehilangan arah dan orang yang pertama kali menyambutnya serta memeluknya adalah ayah mertuanya, Ajie Darmawangsa. Selamat datang menantuku… Itulah kalimat yang saat itu di ucapkan oleh ayah mertuanya dan itu untuk pertama kalinya Arruna merasa seakan menemukan kembali tempatnya untuk pulang setelah terusir dari rum

