Menjauh

337 Words
"Saya bisa ngerti Tante, dari awal saya udah siap untuk hadapi hal ini. Ini resikonya. Dan saya juga tau banget kalau saya pasti ga bakalan di terima. Saya ga bisa maksa tante. Sekalipun Tante sama Om mau nerima saya sama Tania, tapi saya ga siap untuk melepaskan kepercayaan dan keyakinan saya. Saya bakalan tetep kekeuh walaupun saya bener-bener sayang sama Tania, tapi saya ga bisa berbuat banyak selain mengikuti alurnya." Aku terus melirik Papah dan Mamah, rasanya benar-benar diluar dugaan. "Semuanya udah jelas kan. Jadi saya minta tolong jauhi anak saya, kalian akhiri hubungan kalian dan jangan pernah berniat untuk menjalin hubungan lagi. Saya tau kamu siapa Reyn, itulah kenapa saya minta Tania buat ajak kamu kesini," timpal Papah. "Kalian jahat," gumamku dalam hati. Reynard melirikku, ia tersenyum ke arahku. Senyumannya benar-benar hangat, seperti senyuman untuk melepaskan ku pergi. "Kamu udah denger sendiri 'kan? Sekarang mari kita akhiri hubungan kita. Aku udah pernah bilang sama kamu kalau kita harus siap-siap untuk kemungkinan terburuknya 'kan? Dan inilah yang terjadi. Aku udh siap kehilangan kamu, semoga kamu juga." Reynard menatapku. Aku benar-benar kikuk dan bingung. Apakah ini benar?? Apa mungkin aku ditipu? Aku diam, rasanya benar-benar hancur. Reynard menatapku, aku sama sekali tidak menemukan kehancuran dari mimik wajahnya. Ia hanya terus menatapku. "Aku gatau lagi harus bereaksi kayak gimana. Aku takut dan bener-bener gak nyangka," gumamku dalam hati. Reynard pamit, entahlah ketika ia memutuskan untuk pamit suasana rumah mendadak hening, dan aku kini berhadapan dengan Papah dan Mamah. Ia menatapku dengan tatapan yang sulit untuk di jelaskan. "Kamu harus lupain dia." Kalimat itu terdengar dari bibir Papah, aku hanya diam tanpa bereaksi apapun. "Bagaimana bisa kamu jalin hubungan dengan orang yang jelas-jelas beda agama sama kita? Kamu udah kehilangan akal apa?" "Tania cinta sama dia." Hanya itu yang mampu keluar dari bibirku. "Cinta? Untuk apa? Sampai kapan pun Papah ga bakalan pernah setuju dengan hubungan kalian. Jangan temuin dia lagi, Tania." Setelah mengatakan hal itu Papah bangkit dari kursi dan pergi. Ia tidak menginginkan aku untuk terus bersama Reynard.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD