Troy masih merahasiakan hubungan barunya dengan Hanny. Dia tidak mengatakan apa pun pada Disa, karena dia merasa pasti perempuan itu akan curiga. Atau marah. Tapi, Troy memang mudah sekali untuk dibaca. Dalam hitungan menit, Disa pun tau kalau Troy memikirkan sesuatu. "Lo kenapa, sih?" tanya Disa menyikut lengan Troy saat di kelas. Sebentar lagi bel pulang berbunyi. "Gue nggak apa-apa, Dis." Tentu saja Troy berbohong, dan Disa tau itu. "Lo aneh, gerogi ya karena mau tampil besok? Cie...." Disa malah meledek Troy dengan mencolek dagu lelaki berambut keriting itu. "Nggak, eh ... Iya, deh." Disa menaikkan satu alisnya dan menatap Troy tanpa henti. "Cepet cerita, lo kenapa?" T

