Bab 15: Tampil

1299 Words

Troy bangun sedikit terlambat, tapi dia bisa siap pukul setengah tujuh tepat, tanpa sarapan. "Troy berangkat dulu ya, Ma!" Troy mencium tangan Sarah--mamanya, dengan buru-buru.                 "Eh, sama Daddy nggak?"                 Troy mendengus geli, lalu mencium tangan papanya juga. "Oke, Daddy. Troy berangkat dulu, ya! Assalamualaikum!"                 Surya terkekeh lalu melirik istrinya. "Makin ganteng ya anak kita, Mom."                 "Apa sih, Mas. Sok-sok bule. Ngaca gih!" Sarah terus mengolesi roti tawar dengan selai cokelat. Dia sedikit geli dengan tingkah suaminya.                 "Lah? Kang Mas ini kan emang bule. Gimana toh, Bu?" Surya mengernyit, namun sambil terkekeh geli.                 "Bule Jawa! Nih, makan. Terus cepet berangkat kerja. Nanti terlambat, lho!"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD