Part 78

1664 Words

Crisy masih memberenggut kesal turun dari mobil yang mengantar mereka ke bandara hari ini. Pasalnya sedari tadi Raiza terus menggodanya. "Hentikan tatapan mesummu, Za. Kau seperti orang gila." Raiza merangkul bahu istrinya. "Bagaimana, ya, tatapan memohon dan frustasimu semalam masih terus menggelayut di pikiranku. Sepertinya sampai di Maldives nanti aku harus langsung memojokkanmu." "Aww ...." Raiza berjengit saat Crisy mencubit perutnya. "Tapi aku serius, Cris. Kau bahkan tampak lebih bersinar sekarang, makin cantik dengan kissmark di leher yang kau sembunyikan. Ahh, harusnya kau biarkan mahakaryaku itu menyapa dunia." "Diam! Atau aku pulang dan batalkan bulan madu kita!" ancam Crisy. Raiza terkekeh, mencuri kecupan pada bibir wanitanya dengan tak tahu malu membuat Crisy semakin mem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD