86 : Jangan canggung

1609 Words

Plak! Suara itu terdengar amat sangat nyaring dan keras di tengah sepinya malam. Suara telapak tangan Flo yang beradu dengan pipi Rendy. Iya, Flo menampar pipi cowok yang ada dihadapannya. Rendy terkejut, tentu saja dia terkejut. Dan yang lebih membingungkan adalah Flo yang juga ikut terkejut akan perbuatannya, ia dengan cepat langsung menarik tangannya dan membulatkan matanya. "Flo..." Rendy hampir tidak bisa berkata-kata, tangannya terangkat memegang pipinya yang terasa sedikit panas. "Istighfar Mas," ucap Flo kemudian. Rendy menganga tidak percaya, tunggu apa salah jika dia mengungkapkan perasaannya. Rendy pikir cewek itu sedang tidak mempunyai hubungan dengan siapapun. Itulah kenapa alasan Rendy selalu bertanya mengenai pacar terhadap Flo. Karena ia ingin memastikan. Dan kalaupu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD