LEVEL 34

2407 Words

“Jangan gila ya, Rin. Lo nyuruh gue nyatain cinta sama Reiki? Yang bener aja?” Sanggah Irene seraya berkacak pinggang, menolak mentah-mentah nasehat Ririn yang memintanya menyatakan perasaan cintanya pada Reiki.  “Emang kenapa? Lagi tren kali cewek yang nyatain duluan. Sekarang tuh bukan zamannya malu-malu kucing. Gak ada lagi tuh cewek sok jaim-jaiman nunggu ditembak cowok yang dia taksir. Cowok macam Reiki itu, lo nunggu ampe kiamat pun gak bakalan dia nyatain cinta sama lo.” “Tapi masa gue harus ...” “Katanya lo cinta sama dia. Katanya lo pengen memperbaiki hubungan kalian. Ya udah  terserah lo, gue sih cuma ngasih nasehat doang.” Ririn menundukan kepalanya, memilih membersihkan kuku-kuku panjangnya dari pada menanggapi sikap Irene yang mulai linglung. Berubah-ubah seolah dia seorang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD