Negosiasi Waktu

1146 Words

Aku menunjukkan kebolehanku di dapur dengan membuat sandwich dengan bahan-bahan yang ada. Tatapan intens Alex membuatku sedikit gugup sehingga hampir membuat ham yang kugoreng gosong. Uh, menyebalkan. Namun, aku menghargai dia tidak menertawakanku sama sekali. "Enak nggak?" Penasaran melihatnya makan tanpa suara. Alex mengangguk perlahan. Aku mengernyit, "Yang benar nih? Kok nggak bersuara?" Dia minum air sebelum bicara, "Aku akan bersuara saat kita bercinta, Cantik." Sukses tersedaklah aku. "Cerita dong?" pintaku setelah melalui insiden tersedak dengan selamat. "Tentang apa? Masa laluku?" Dari ekspresinya jelaaaas terlihat Alex sedang menggodaku. "Ophelia." Aku merengut sebal. Orang mau ngobrol serius malah digoda. Kalau aku menerkamnya bagaimana? Melihat ekspresi Alex yang berub

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD