51. Perjalanan

1376 คำ

“Waktu itu segerombolan prajurit Azurastone mengepung aku dan Kak Gyusion. Jumlah mereka sangat banyak. Sedangkan aku dalam keadaan lemah. Kak Gyusion juga sangat kelelahan karena menggendongku sepanjang perjalanan melintasi perbatasan. Aku melihat juga kakinya terluka. Lalu segerombolan prajurit Azurastone memisahkan aku dan Kakak. Mereka menggusur aku ke sebuah tempat. Dalam pikiran aku cuma ada satu hal. Bagaimana jika mereka melukai kakakku.” Kaja menyela. “Kau tidak memikirkan bagaimana keselamatanmu?” “Aku juga khawatir pada diriku sendiri. Hanya saja aku merasa Kakak akan hilang akal jika situasinya aku menjadi sandra. Dia tidak akan bisa berpikir jernih sehingga kekuatannya tak bisa mengalahkan prajurit Azurastone. Seseorang cenderung cepat panik daripada segera mengatasi masal

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม