Part 21

940 คำ

Malam telah menjemput. Malam yang begitu mencekam. Di luar sedang hujan deras disertai petir yang menyambar-nyambar. Terlihat begitu menakutkan di balik tirai putih yang menutup jendela. Hawa di kamar terasa sangat dingin hingga membuat Lily semakin merapatkan tubuhnya pada Arthur. Suasana mencekam tersebut tak ayal membuat Lily tidak bisa tidur. Hujan lebat bercampur petir, sangat menganggu pendengarannya. Arthur menemaninya terjaga sedari tadi lantaran tubuh istri mungilnya bergetar ketakutan. Dielusnya punggung Lily dengan lembut, berharap istrinya akan sedikit lebih tenang. "Arthur, Lily ingin buang air kecil." Bisik Lily di d**a bidang Arthur. Meski petir menyambar di luar, Arthur masih tetap dapat mendengar ucapan Lily. "Ayo ke kamar mandi, aku akan menemanimu." Lily mengangg

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม