Akhirnya … Setelah beberapa bulan berada di posko pengungsian, Yoga kembali ke Surabaya seorang diri. Itu karena Prass sudah kembali beberapa bulan lalu. Yoga yang mengendarai mobil Jeep seorang diri, kini sedang berhenti di Pasuruan untuk makan di salah satu warung sate kambing. “Pak, sate sepuluh pedes, sama satu porsi nasi plus gule ya?” pesan Yoga. “Siap.” Yoga duduk sembari menatap layar ponselnya. Dia mengirim pesan pada Yogi dan sang ibu mengenai perjalanannya saat ini. Lelah … kulit menggelap, bahkan pakaiannya banyak yang sudah dibuang karena kotor akibat abu dari Semeru. “Habis dari Semeru, Mas? Mobilnya udah kayak gitu,” ujar penjual sate. “Iya, Pak. Udah lima bulan di sana. Makannya kayak gitu.” “Lama ya, saya sendiri punya saudara di sana, Alhamdulillah semua selamat.”

