54. Bima dan Wanita

1604 คำ

Nggak Bim, aku nggak mau," tolakku sambil menepis tangan Bima. Ini bocah keras kepala banget sih. Aku menggelengkan kepala berkali-kali tanda menolak permintaannya. "Sebentar aja," pintanya dengan nada memelas. Aku memasang tampang kesal, tidak suka dengan pemaksaannya. Dia bisa melakukannya sendiri untuk permintaannya itu, tanpa perlu bantuan dariku. "Sama yang lain aja," sahutku sambil memalingkan wajah. Wajah Bima yang tampak memelas membuatku tidak tega. Tapi...aku tetap nggak mau. Bima harus tahu ada beberapa hal yabg seharusnya bisa dikerjakan yang bisa dikerjakannya sendiri. Bima mendekat dan kembali merayu dengan tatapan matanya. Mirip anak kucing yang minta dkasihani. Tapi... memang kasihan juga sih melihatnya. "Kok gitu. Kan kamu pacar aku, masa harus sama yang lain," katanya

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม