Bebi baru saja tiba di bandara internasional Soekarno-Hatta, ia tidak kembali pada ke dua orang tuanya. Bebi justru menghindari orang yang menjemputnya di bandara saat ini. Ia mengendap-endap dan berusaha agar tidak sampai ketahuan oleh orang yang menjemputnya saat itu. akhirnya Bebi berhasil masuk ke dalam mobil yang dipesannya, dan menuju rumah pacar kontrak Ting … Tong … Suara bel pintu membuat Bian dan Eza yang sedang menonton televisi saling tatap. Mereka memang tidak memiliki jadwal hari ini. “Siapa?” tanya Eza. “Mana gue tau!” jawab Bian. “Lu liat gih!” ujar Eza. “Lu aja kali!” Akhirnya Eza berdiri dari tempatnya dan berjalan menuju pintu masuk. Ceklek “Gue balik.” Suara Bebi terdengar begitu lemas. “Bebi!” seru Eza. Mendengar suara Eza menyebut nama Bebi, Bian berlari

