Mawar tertidur di sofa, hingga mala mini Nata masih belum juga sadar dari tidur lelapnya. Hingga seorang perawat membangunkan Mawar karena alarm tanda vital Nata berbunyi. Ada satu dokter dengan tiga perawat yang datang ke dalam kamar itu. merek mencoba membuat Nata kembali pada kesadarannya. “Abang … Abang kuat, jangan tinggalin Mawar ….” Airmata Mawar mengalir di wajahnya, dengan perasaan gelisah, ia hanya bisa melihat para tim medis menangani Nata. “Detak jantungnya mulai stabil,” ujar seorang perawat. Setelah memastikan bahwa kondisi Nata mulai stabil, dokter itu menjelaskan pada Mawar mengenai keadaan Nata. “Kondisi pasien saat ini mengalami koma, karena benturan pada kepalanya cukup keras mengakibatkan gegar otak.” “La-lalu … bagaimana keadaannya setelah ini?” tanya Mawar. “K

