Seorang gadis dengan mini dress berwarna hitam keluar dari dalam rumahnya. Wajahnya terlihat sangat berbeda dari dua hari lalu, saat Eza yang baru saja bertemu dengannya. Kali ini Olin terlihat elegan dan seksi, karena dress yang di kenakan tidak memiliki lengan, dan menunjukkan bagian punggungnya yang terlihat begitu menggoda. "Eza," sapa Olin. "Nah gini dong, kan cantik ... berangkat kuy!" ujar Eza dengan tersenyum manis, lalu menarik tangan Olin dengan perlahan untuk masuk kedalam mobil. Di dalam mobil, wajah Olin terlihat merona. Awalnya, Eza berfikir karena make up yang di pakai oleh Olin. Tetapi, pada kenyataannya, wajah Olin merona karena terpesona oleh penampilan Eza malam ini. "Lo jangan gerogi ya nanti. Yang luwes, anggap gue ini beneran pacar lo, panggil sayang, cinta, beb,

