"Siapa yang bilang kalau saya tidak mau bertemu kamu lagi?" Saat itu juga Bella melotot dan mencari arah suara itu. Dengan gerakan terburu-buru, Bella menghapus air matanya yang bercucuran serta bercampur dengan keringat dari sisa-sisa perjuangan nya mencari orang yang tiba-tiba berada di depannya ini. Bella juga melihat ke arah mommynya yang pelan-pelan memutar balikkan badannya untuk menuju ke dapur lagi. "Kok.. Kok kamu ada disini?" Adam pun menaikkan alisnya. "Dari tadi memang disini." Giliran Bella yang menaikkan alisnya. "Dimana?" Adam pun mendekat dan kini tampak jelas di matanya Bella yang sangat kucel. "Di belakang, main sama piaraan oma." Oma? Oma siapa? "Oma?" Adam menganggukkan kepalanya. "Iya oma Endang." Endang? Berarti neneknya donk? Lalu kenapa maunya di

