Possesive Prince || 19

639 คำ
Roselyn mengunyah roti bakarnya sambil melihat keadaan di luar jendela mobil. Semua orang terlihat sibuk dengan kegiatan masing-masing. Ada yang sibuk main ponsel, sedang telfonan, sedang menunggu bis, sedang mengayuh sepeda, atau pun sedang bercanda ria dengan Teman sekolahnya. Melihat hal itu saja mampu membuat senyuman manis dan tulus Roselyn terukir. Sungguh pagi yang indah, pikirnya. "Apa yang kau lihat sampai tersenyum seperti itu, honey?" Tanya Prince tidak suka karena sedari tadi ia sudah mengawasi gerak gerik gadisnya itu. Rasa cemburu mendominasi nya karena tidak suka senyuman gadis yang dicintainya timbul karena orang lain. Roselyn menghela nafas lalu mengalihkan tatapan ke Prince. "Kenapa, huh? Cemburu?" Kekehnya. Prince menoleh sekilas dengan wajah datarnya sehingga membuat Roselyn terkikik geli melihat raut wajah merajuk pria itu. "Tentu saja aku cemburu." "Dasar berlebihan." "Ya, aku memang selalu berlebihan jika menyangkut dirimu." Roselyn mengendikkan bahu cuek lalu kembali mengigit rotinya sambil melihat lurus ke depan. "Dan sekarang kau malah mengabaikan aku." Desis Prince tidak senang. Roselyn segera menoleh ke Prince. Dia mengembungkan pipi kesal mendengar perkataan Prince yang dianggapnya Sangat berlebihan. "Ka--" Ucapan Prince terhenti begitu saja akibat pipinya dicium secara tiba-tiba oleh Roselyn. Wajah yang tadinya terlihat suram dan tidak senang langsung terlihat berbinar bahagia. Benar-benar seperti anak kecil tingkah Prince itu. Membuat Roselyn menjadi sangat gemas. "Cium lagi." Pinta Prince manja sehingga mendapat delikan kesal dari Roselyn. "Kau ini ya. Dikasih hati malah minta jantung." Prince tertawa kencang mendengar ucapan sarkas Roselyn. Belum lagi melihat tatapan kesal Roselyn yang terlihat sangat imut di matanya. "Cium lagi, honey." Lanjutnya dengan nada menggoda. Roselyn menggeleng-gelengkan kepala tidak habis pikir lalu meneguk s**u strawberry nya penuh emosi. "Hati-hati, nanti kau tersedak, honey." Peringat Prince. "Bodo amat. Kau fokus saja menyetir. Aku tidak ingin mati muda." "Aku juga tidak ingin mati muda karena aku belum menikah dan punya anak bersamamu, honey." "Hih, memangnya siapa yang ingin menikah dan punya anak bersamamu?" Goda Roselyn sambil melipat kedua tangannya di depan d**a. Prince menyeringai. "Meskipun kau tidak ingin menikah dan punya anak denganku, kau tidak akan bisa mengelak karena kau adalah milikku seorang. Aku akan membunuh semua pria yang ingin menikahimu." "Jahat." Decak Roselyn kesal. "Ya, aku memang jahat." Roselyn terkikik geli. "Kalau seperti itu rencanamu, berarti aku tidak akan bisa menikah sampai kapan pun dong? Apakah aku akan menjadi perawan tua?" Prince menatap Roselyn dengan senyuman miringnya. Tangan kirinya mengusap pipi Roselyn pelan dan lembut. "Tentu tidak karena aku lah yang akan menikahimu." "Kau secinta itu ya padaku?" Prince mengecup bibir Roselyn sekilas. "Tentu saja. Aku sangat mencintaimu sejak pertama kali melihatmu. Aku tidak bisa berpaling darimu. Aku akan selalu mencintaimu. Bahkan kematian pun tidak akan membuat cintaku pudar padamu." Roselyn benar-benar terharu mendengar perkataan Prince. Baru kali ini dia menemukan pria yang sebucin Prince. Pria yang menganggapnya prioritas dan melakukan segala-galanya demi membuat ia bahagia. Sungguh, Roselyn sangat mencintai Prince. Cintanya tidak bisa dijabarkan dengan kata-kata saking besarnya cintanya tersebut. Prince yang melihat tatapan berkaca-kaca dan terharu Roselyn langsung mengecup mata gadis cantik itu. "Jangan menangis." Roselyn tertawa kecil. "Aku terharu tahu karena mendengar ucapanmu." Prince ikut tertawa dan mencubit pipi chubby Roselyn gemas. Mereka berdua terlalu larut dalam dunia mereka sendiri sehingga tidak menyadari ada truk yang melaju kencang dari arah berlawanan. Kejadian itu terjadi begitu saja. Truk besar tersebut menghantam mobil Prince dan Roselyn sampai mobil mereka terbalik. Sebelum kegelapan menghampiri, Roselyn dan Prince sempat bertatapan. Tangan mereka seolah ingin menyentuh satu sama lain tapi tidak bisa. Setelah itu, mobil mereka pun meledak sehingga membuat orang-orang di sekitar mereka berteriak histeris. Dengan itu, selesai lah kisah cinta Roselyn dan Prince yang manis tersebut. Ah, kisah cinta yang berakhir dengan tragis. Siapa yang menyangka akan seperti ini akhir kisah mereka. Yah, takdir memang tidak dapat ditebak oleh siapa pun. -SELESAI- Sampai jumpa di ceritaku yang lainn!!! Temui semua karyaku di akun innovel dan wp firza532
อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม