Chapter 71

1116 คำ

“Kenapa kamu tersenyum?” Tanya Ara. Devan hanya menggelengkan kepalanya pelan menjawab pertanyaan Sakura. Sedangkan di balik pintu yang sedikit terbuka, Sanders merasa lega melihat Devan tersenyum karna Sakura. Beberapa saat berlalu. Sakura datang ke kamar Devan dengan membawa semangkuk bubur untuk laki-laki itu. Namun, dia tidak memasaknya, melainkan dia meminta Sanders untuk membelikan bubur itu. “Makanlah.” Ujar Ara memberikan mangkuk buburnya pada Devan. “Tidak mau.” Tolak Devan. Laki-laki itu menolak untuk makan bubur jika dia tidak di suapi. Awalnya Sakura menolak untuk menyuapinya, namun melihat kondisi Devan yang terluka membuatnya merasa kasihan, akhirnya dia mau menyuapi laki-laki itu. Dengan sabar dan perlahan Sakura menyuapi Devan. Namun, hanya beberapa kali suapa

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม