Makan siang bersama sang ibu, adalah hal paling langka yang dilakukan oleh Jessa. Karena mereka akan saling beradu argumen mengenai banyak hal. Dan kali ini, Martha mengungkapkan rasa bahagianya pada sang anak, mengenai hari pernikahan yang semakin dekat. “Sayang, menurutmu … Evan itu pria seperti apa?” tanya Martha. “Ma, kau yang akan menikah, kenapa kau bertanya padaku?” “Karena kau mengenal Evan terlebih dahulu, dan … sepertinya kau cukup dekat dengan Evan saat itu,” ujar Martha. “Kami hanya sebatas pimpinan dan bawahan, tidak ada yang aku ketahui tentang kepribadian Evan. Yang aku tahu … ia selalu dingin pada orang lain, selain bawahan yang cukup lama bekerja dengannya,” jelas Jessa. “Hmm, menarik. Sepertinya dia benar-benar mencintai aku … karena jika sedang bersamaku … dia sela

