Jessa tengah melamun di ruang santai apartemen miliknya. Duduk bersama Zetta, dan menikmati hari liburnya hari ini. Jessa masih belum memberi tahu Zetta mengenai keadaannya yang sedang hamil. Wanita itu memilih diam dan tidak memberitahu teman satu atapnya itu, daripada harus mendengar kegelisahan. Sementara itu, Hayden mulai memberikan perhatian lebih pada Jessa. Semenjak mengetahui jika wanita itu hamil, Hayden seperti seorang suami yang selalu menanyakan kabar Jessa. Tidak senang dengan tingkah Hayden yang seperti itu, Jessa selalu mengacuhkan Hayden setiap kali sikapnya menjadi menyebalkan. “Nona, beberapa hari ini kau selalu melamun, apa terjadi sesuatu?” tanya Zetta. “Tidak, aku hanya kelelahan saja,” jawab Jessa. “Nona, aku akan mulai bekerja di sebuah toko kelontong yang tidak

