"Maka semua orang akan tahu. Kalau Abighea Citra, merelakan harta satu-satunya, ketika SMP." Ucapan dari Kaveer membuat sudut kedua mata Ghea yang memang sudah memanas itu menjadi berlinang. Kepalan ditangannya bahkan mampu menyakiti dirinya sendiri. Gadis itu mendorong d**a Kaveer dengan kuat, dirinya benar-benar ingin berteriak. "Lo pembunuh, Ghea---" "Lo yang menyebabkan kak Topan meninggal! Lo yang menyuruh gue nemuin lo digudang s****n ini ketika obat yang ada ditas gue lagi dibutuhkan kak Topan!" Suara Ghea begitu keras, kedua pipinya mulai basah. "Lo sengaja ngulur waktu, lo sengaja karena mau kak Topan meninggal! Lo yang pembunuh, Kaveer!" Kaveer mundur Beberapa langkah, wajahnya tampak mengeras. "Itu karena semua orang suka sama Topan. Termasuk lo!" Isakan dibibir Ghea terden
ดาวโหลดโดยการสแกนรหัส QR เพื่ออ่านเรื่องราวมากมายฟรี และหนังสือที่ได้รับการอัปเดตทุกวัน


