Kelana 74

1521 คำ

Kelana terbangun dari ketidaksadarannya, Kelana menoleh ke arah Fauziah dan Ummi yang saat ini berdiri disebelahnya, Kelana masih berbaring di IGD dan sudah mendapatkan pelayanan dari dokter. Kelana menatap wajah Ummi dan menitihkan airmata, Kelana menoleh ke arah berlawanan agar menyembunyikan kesedihannya, siapa yang tak akan sedih, suaminya telah mengorbankan hidupnya untuk menjadi donor organ. Kelana sungguh tak habis pikir. Pikirannya masih melayang dan ia berharap ketika terbangun, Adnan didepannya. Fauziah yang ikut sedih langsung menyeka airmatanya, ia tidak mau memperlihatkan kesedihan didepan adiknya. Begitupun dengan Ummi yang berusaha terlihat tegar meskipun hatinya sudah rapuh, sudah hancur berkeping-keping. Ummi lalu menghampiri Kelana dan membantu Kelana untuk bangun dari

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม