Beberapa hari telah berlalu dan seluruh proses sejak pemakaman dan semuanya telah usai. Kelana kembali ke rumah Malik dan Fauziah, kembali menjadi seorang gadis yang berstatuskan janda, karena ditinggal pergi oleh suaminya. Kesedihan Kelana tentu saja masih ada, siapa yang tidak akan sedih kehilangan suaminya untuk selamanya. Tidak ada yang sembuh secepat itu. Sudah dua hari ini juga Kelana berkurung diri di kamar, cutinya masih ada jadi ia pergunakan dengan baik dan beristirahat, karena kondisinya juga belum terlalu pulih, demamnya juga masih sering, meskipun sudah tidak terlalu seperti kemarin. Kelana harus menerima kenyataan jika suaminya ternyata sudah lama mencari tahu tentang donor organ sebelum meninggalkan dirinya, jujur saja Kelana benar-benar tidak menyangka hal ini bisa terja

