Kelana 78

1779 คำ

Kelana masuk ke ruang divisi, membuat semua mata tertuju kepadanya. Kelana menunduk dan tak mau sampai melihat semuanya, karena ia pasti akan down jika semuanya malah melihatnya dengan memicingkan mata, seolah Kelana memiliki banyak kesalahan. Kelana hendak duduk, namun Sonia langsung menghampirinya. Sonia menghentak kakinya didepan Kelana. Kelana diam saja, ia tidak berani mengangkat wajahnya dan membalas tatapan Sonia, karena ia sudah salah, ia yang salah dalam hal ini, ia sudah berkali-kali cuti sementara teman-temannya bekerja keras. Apakah masih ada kesempatan untuknya? Panji hendak membela Kelana, namun Tora menarik lengan temannya itu. “Apa sih lo,” geleng Panji. “Udah lo tenang dulu, jangan sampai lo malah terlihat kayak belain Kelana.” “Emang kenapa kalau gua belain dia? Kan e

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม