Sepanjang perjalanan pulang menuju rumah, Namira tak pernah berhenti memikirkan apa yang baru saja terjadi dan sikap apa yang harus diambilnya dalam menghadapi masalah yang terjadi di antara Kevan, Rizkan, dan Laura. Kalau saja ada pria lain selain Kevan dan Rizkan yang bersedia untuk menikah dengannya secepat mungkin dan karena sesuatu hal tertentu, ia pasti akan langsung menikahi pria itu. Namun, sayangnya mencari pria yang siap untuk menikah dengannya hanya untuk menutupi semua kejelekannya tidaklah segampang membangungkan singa yang sedang terlelap. Ia yakin hanya Kevan yang mau menikah dengannya dalam waktu dekat. Karena setelah beberapa kali menjalani kencan dengan beberapa pria, tak ada satu pun di antara mereka yang mau membawa Namira menuju ke jenjang yang lebih serius. Entah ken

