Chapter 7: 2017 Tahun 2017. Kivlan telah mencapai batasnya. Ia tidak bisa melakukan apa pun lagi dengan tenang di rumah. Rasa sungkan yang begitu besar muncul di hati. Ia merasa seperti orang asing. Hanya Erlan yang bisa diajaknya bicara. Bibi Ann sudah lama berhenti karena usianya yang telah renta. Kivlan dan Ayah sedang bersama di ruang keluarga sekarang. Tapi tak ada satu pun dari mereka yang memulai pembicaraan. Hening. Suasana canggung. Kivlan pun beranjak. Ia memilih menemani Ibu di kebun, membantunya mengisi pot dengan kompos. Ibu hanya tersenyum saat Kivlan datang. "Liburmu sampai kapan, Mas Kivlan?" "Sampai minggu depan, Bu. Ngomong - ngomong, Erlan nanti pulangnya jam berapa?" "Dia pulang sekitar jam lima sepertinya, karena ada pelaja

