“ Lama ya?” tanya Sakha saat kembali masuk ke dalam mobilnya setelah membuat Ines menunggu beberapa saat. “ Nggak apa- apa.” jawab Ines. “ Hape kamu sejak tadi bunyi terus.” sambung Ines sambil menatap layar ponselnya dengan acuh. “ Siapa? Kak Sonya?” tanya Sakha sambil mengenakan sabuk pengaman dan memperbaiki posisi duduknya. “ Iya. Muncul di layar sini. Ada juga nomor nggak di kenal dan ada nomor dengan gambar tengkorak. Lihat aja sendiri.” jawab Ines yang membuat Sakha seolah tahu siapa penelepon yang Ines maksudkan. “ Kamu yakin keluarga kamu nggak akan curiga sama kita?” tanya Ines disaat Sakha mulai mengemudikan kendaraannya. “ Nggak akan selama kamu nggak ketus gini sama aku. Karena mereka tahu betul kalau aku nggak suka sama orang yang pembangkang.” jawab Sakha. “ Yeah… San

