Sejak kejadian kemarin, Emma mulai menjaga jarak dari Tian. Ia tidak ingin mereka lebih dekat dari saat ini karena tidak ingin Tian nanti akan salah mengartikannya. Ia tidak ingin Tian berharap kepadanya dan nanti malah akan akan menyakiti dirinya sendiri karena pernikahan mereka hanyalah formalitas. Toh bagi Emma mereka akan berpisah juga secepatnya. Sudah beberapa hari ini mereka makan sendiri- sendiri meski Tian selalu pulang ke rumah dan mempekerjakan seseorang untuk menjaga dan menemani Emma saat ia sedang ke sawah ataupun ke kebun. Emma juga menolak ajakan ke kota jika mereka hanya berdua saja. Tian sendiri juga bisa merasakan perubahan sikap Emma dan ia menyalahkan dirinya karena cukup lancang menyentuh istrinya tersebut beberapa kali tanpa permisi. Namun, ia tidak cukup berani un

