Dua Puluh Tujuh

2155 คำ

#Chiko dan Wejangan# Chiko tidak marah. Rasa lelah sudah lebih dulu menguasai daripada emosinya. Chiko sudah lelah memberi pesan dan amarah pada Gigih. Percuma, pikirnya. Nanti juga Gigih kembali nakal lagi. Chiko kapok. Dia tidak ingin melakukan sesuatu yang sia-sia. Tidak lagi. Chiko juga ingin santai seperti sebelumnya. Seperti dulu. Tiap kali Chiko memberi nasihat, Gigih akan menunduk di depannya dan menangis. Sekarang, tidak lagi. Gigih sudah lebih tahu tentang perasaan Chiko yang hanya besar di awal itu. Chiko akan kembali manis ketika sudah tidak marah lagi. Gigih sudah hafal. Sudah tahu dan mengerti. Jadi ketika Chiko marah, Gigih hanya perlu menunggu. Nanti juga baikan lagi, itu pikirnya. Mereka sampai di rumah sakit. Dokter kembali merawat luka-luka Gigih. Mereka bingung har

อ่านฟรีสำหรับผู้ใช้งานใหม่
สแกนเพื่อดาวน์โหลดแอป
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    ผู้เขียน
  • chap_listสารบัญ
  • likeเพิ่ม