#Gigih Menggebu# Gigih lebih menggebu dari biasanya sekarang. Gigih tidak lagi diam dan pemalu. Pada Chiko Gigih bisa berbicara dan mengutarakan maksudnya tanpa sungkan. Pada Chiko, Gigih bisa jadi apa saja yang dia mau. Gigih bisa bebas bicara, tanpa takut ataupun malu. Gigih akan bercerita tanpa sungkan, tanpa ada yang disembunyikan. Beberapa menit lalu Gigih menindih tubuh Chiko. Napas Gigih ngos-ngosan. Chiko curiga. Apalagi ketika Gigih mengeluh sakit dan mulai melumat bibirnya. Chiko mencoba melepaskan diri, meronta. Gigih terus melumat bibirnya tanpa henti. Bahkan dengan tubuh besarnya itu Gigih membuat Chiko tak bisa lolos. "Lepasin aku, Mas!" Chiko menggerutu. Gigih menggeleng tak terima. "Chiko, Gih sakit, Chiko..." Gigih memeluk Chiko makin erat. Kakinya mencoba meraih pingg

