“Apa Brandon sudah siap?” tanya Reina sembari mengenakan anting-anting kecil untuk menghiasi daun telinganya yang putih. Seperti apa yang sebelumnya Reina minta, Vyra hanya mempersiapkan gaun, sepatu dan hiasan rambut yang sederhana, tetapi tetap elegan dan cantik. Reina menatap pantulan dirinya sendiri dan puas dengan penampilannya. Ini sesuai dengan harapannya. Vyra yang mendengar pertanyaan Reina segera memberikan jawaban, “Sudah, Nona. Kereta kudanya juga sudah siap.” “Kalau begitu, kita harus bergegas berangkat sekarang juga. Kita tentu saja tidak boleh terlambat setelah mendapatkan undangan dari mereka, bukan?” tanya Reina sembari bangkit dan beranjak untuk melangkah turun. Kali ini, Reina pergi ditemani oleh Vyra dan Brandon. Meskipun Brandon hanya bisa menunggu d

